Select Page

Denpasar, 2 Maret 2026 — Fakultas Pendidikan dan Humaniora (FPH) Universitas Dhyana Pura menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis luaran (learning outcomes) secara sistematis dan terukur.

Kegiatan ini melibatkan dosen dari Program Studi Sastra Inggris, Program Studi PG PAUD, dan Program Studi PV PKK. Partisipasi aktif dosen Prodi Sastra Inggris menunjukkan komitmen program studi dalam memastikan keselarasan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, serta asesmen yang terintegrasi dalam kerangka OBE.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi paradigma pembelajaran dari teacher-centered menuju student-centered learning yang berorientasi pada capaian kompetensi. Beliau menekankan bahwa penyusunan RPS berbasis OBE bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan proses akademik yang menuntut perancangan konstruktif (constructive alignment) antara tujuan, aktivitas pembelajaran, dan evaluasi.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Dekan Fakultas Pendidikan dan Humaniora serta Direktur Direktorat Inovasi dan Pembelajaran. Dalam arahannya, Dekan FPH menegaskan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan setiap mata kuliah memiliki peta keterkaitan yang jelas antara CPL Prodi dan CPMK, serta indikator asesmen yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan.

Keterlibatan dosen Prodi Sastra Inggris dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas perencanaan pembelajaran, khususnya dalam memastikan bahwa setiap mata kuliah berkontribusi secara signifikan terhadap profil lulusan yang adaptif, kritis, dan kompeten secara global.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pendidikan dan Humaniora Universitas Dhyana Pura menegaskan komitmennya dalam peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan serta kesiapan menghadapi dinamika kebijakan pendidikan tinggi yang menuntut akuntabilitas dan kualitas berbasis luaran.