Select Page

Dalam upaya memperkuat relevansi akademik dan menjawab tantangan global, Program Studi (Prodi) Sastra Inggris berpartisipasi aktif dalam kegiatan Peninjauan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) yang diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan dan Humaniora hari ini.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini bertujuan untuk menyelaraskan arah kebijakan fakultas dengan kebutuhan industri serta standar pendidikan tinggi masa kini. Langkah ini krusial bagi Prodi Sastra Inggris guna memastikan kurikulum dan luaran lulusan tetap kompetitif di kancah internasional.

Menghadirkan Pakar Pendidikan
Acara ini menghadirkan narasumber ahli, Prof. I Made Tegeh dari Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA). Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara nilai-nilai humaniora dengan fleksibilitas teknologi di era digital.

“Perumusan VMTS bukan sekadar dokumen administratif, melainkan kompas yang menentukan arah inovasi pembelajaran. Prodi Sastra Inggris memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak literasi budaya dan komunikasi global,” ujar Prof. I Made Tegeh di sela-sela sesi diskusi.

Keikutsertaan Prodi Sastra Inggris dalam peninjauan ini merupakan bentuk komitmen untuk:

Reaktualisasi Target: Menyesuaikan visi misi agar lebih adaptif terhadap dinamika pasar kerja global.

Peningkatan Kualitas: Menyusun strategi pencapaian yang terukur guna meraih akreditasi unggul.

Kolaborasi Multidisiplin: Memperkuat posisi sastra dan bahasa dalam bingkai ilmu pendidikan dan humaniora yang lebih luas.

Dekan Fakultas Pendidikan dan Humaniora menyampaikan bahwa hasil dari peninjauan ini akan menjadi landasan operasional bagi seluruh program studi di bawah naungan fakultas untuk lima tahun ke depan. Dengan adanya masukan dari Prof. I Made Tegeh, diharapkan Prodi Sastra Inggris dapat merumuskan strategi yang lebih tajam dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga kritis dan inovatif.