Dalam upaya menyelaraskan kurikulum akademik dengan dinamika industri pariwisata dan gaya hidup mewah, Program Studi (Prodi) Sastra Inggris berpartisipasi dalam kegiatan Studi Industri yang diselenggarakan oleh Fakultas Pendidikan dan Humaniora pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada civitas akademika mengenai penerapan kompetensi bahasa dan komunikasi lintas budaya di sektor industri skala internasional. Kunjungan dilakukan di dua lokasi ikonik pariwisata Bali, yaitu The Meru Sanur dan Phinisi Cruise Benoa.
Destinasi pertama, The Meru Sanur, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari standar pelayanan kelas atas (luxury hospitality) yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal. Perwakilan dari Prodi Sastra Inggris melihat langsung bagaimana narasi budaya dan layanan informasi disampaikan secara profesional kepada tamu mancanegara.
Kunjungan berlanjut ke Phinisi Cruise di Pelabuhan Benoa. Di sini, fokus pengamatan tertuju pada manajemen acara dan operasional kapal pesiar tradisional modern. Peserta berdiskusi mengenai pentingnya kemahiran bahasa Inggris dalam industri maritim dan rekreasi yang terus berkembang pesat.
Studi industri ini merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas. Bagi Program Studi Sastra Inggris, kegiatan ini sangat relevan untuk:
Analisis Komunikasi Bisnis: Memahami pola komunikasi profesional di lingkungan kerja multinasional.
Aplikasi Bahasa Praktis: Melihat implementasi bahasa Inggris dalam konteks Hospitality dan Tourism Management.
Adaptasi Kurikulum: Mengidentifikasi keterampilan (soft skills) yang paling dibutuhkan oleh industri saat ini.
Pihak Fakultas Pendidikan dan Humaniora menyatakan bahwa pemilihan The Meru Sanur dan Phinisi Cruise didasarkan pada reputasi keduanya sebagai pemimpin pasar yang menjunjung tinggi profesionalisme. Melalui interaksi langsung dengan para praktisi di lapangan, diharapkan mahasiswa dan tenaga pendidik dapat memetakan peluang karier yang lebih luas bagi lulusan sastra di masa depan.


