Badung, 12 Desember 2025 — Program Studi Sastra Inggris kembali menorehkan kontribusi akademik pada tingkat nasional melalui partisipasi aktif dosen dan pimpinan program studi dalam ajang Sintesa–Sinaptek 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Dhyana Pura pada 12 Desember 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Prof. I Nengah Laba, dosen Program Studi Sastra Inggris, dipercaya menjadi salah satu narasumber pada rangkaian seminar ilmiah Sintesa–Sinaptek 2025. Kehadiran Prof. I Nengah Laba sebagai narasumber mencerminkan pengakuan atas kepakaran dan kontribusinya dalam pengembangan keilmuan serta riset yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan masyarakat di era digital.
Selain itu, Kaprodi Sastra Inggris, Dr. Putu Chrisma Dewi, turut berperan strategis sebagai moderator pada pleno utama. Peran ini menegaskan kepemimpinan akademik Program Studi Sastra Inggris dalam memfasilitasi diskusi ilmiah lintas disiplin serta mendorong pertukaran gagasan yang konstruktif antar pemangku kepentingan.
Sintesa–Sinaptek 2025 mengusung tema “Mendorong Ekosistem Riset dan Inovasi Berdampak melalui Kolaborasi Multisektor di Era Digital.” Tema ini menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan riset dan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan.
Partisipasi aktif dosen dan Kaprodi Sastra Inggris dalam forum ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kolaborasi, meningkatkan visibilitas akademik program studi, serta mendorong lahirnya gagasan dan riset inovatif yang responsif terhadap dinamika global dan transformasi digital.
Tentang Sintesa–Sinaptek 2025
Sintesa–Sinaptek merupakan forum ilmiah yang diselenggarakan oleh Universitas Dhyana Pura sebagai wadah diseminasi hasil riset, inovasi, dan pemikiran strategis dari berbagai disiplin ilmu, dengan fokus pada kolaborasi multisektor dan dampak nyata bagi masyarakat.

